Rp 38.050.883 raised of Rp 39.000.000

Pada Jumat 28 September lalu, gempa bumi dan tsunami melanda daerah Palu dan Donggala. Dilansir dari berbagai media, sampai saat ini tercatat 1.407 dinyatakan tewas, 113 orang hilang, 2.549 luka berat dan lebih dari 73.000 orang diharuskan untuk mengungsi. Sebanyak 65.733 rumah dinyatakan rusak berat akibat bencana alam ini. Banyak juga fasilitas umum lain seperti gardu listrik, saluran air rusak sehingga tidak bisa digunakan oleh warga.

Saat ini pengungsi di Palu membutuhkan air minum. Kebutuhan makanan dan air minum di Palu sangat mendesak. Dilansir dari sindonews.com, korban bencana Palu saat ini sangat membutuhkan makanan, obat dan air minum. Dalam kondisi setelah bencana ketersediaan air bersih dan air konsumsi (minum) adalah hal yang sangat krusial karena terdapat kemungkinan sumber air yang mereka miliki tercemar saat terjadi bencana.

Oleh karena itu Water.ID mengajak orang baik untuk membantu memberikan 50 filter air kepada warga Palu. Filter air ini dapat menghasilkan air siap minum dari air baku apapun seperti air PDAM, air sumur, air hujan, dan air lainnya selain air asin, bekerja tanpa membutuhkan listrik, tanpa merebus dan tanpa bahan bakar. Filter air ini nantinya akan ditempatkan pada tempat-tempat pengungsian. Satu filter air ini dapat gunakan untuk lebih dari 100 orang. Per 24 jam, 1 filter air dapat menghasilkan sekitar 24 galon air bersih dan dapat memproduksi 42.000 liter air secara keseluruhan. Filter air ini telah digunakan pada lokasi bencana lain seperti lokasi pengungsian banjir di daerah Cieunteung, Kab. Bandung pada tahun 2017.

Filter air dikembangkan oleh Dr. dr. Sri Yusnita Irda Sari M.Sc dosen, bekerjasama dengan Pusat Studi Teknologi Kesehatan Fakultas Kesehatan Universitas Padjadjaran dan PT. Holland For Water. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Pusat Studi Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, fiiler air ini dapat digunakan untuk menyaring air yang ada menjadi air minum sehat 100% aman bagi kesehatan. Hasil pengujian di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Unpad dapat menyaring 99.999% mikrobiologi, sekalipun air baku yang digunakan sangat tercemar. Hal ini sangat membantu mencegah penyakit diare atau penyakit yang ditularkan melalui air dan lingkungan. Filter air ini juga telah didukung oleh PMI, International Federation of Red Cross & Red Crescent Societies dan Zurich Insurance.

Water.ID berkolaborasi dengan Telaga untuk memberikan filter ini kepada masyarakat Palu dan Donggala yang terkena dampak dari bencana alam ini agar mereka bisa mendapatkan air minum dengan air baku yang mereka miliki. Kami memerlukan bantuan donatur untuk dapat memberikan filter air ini ke banyak daerah dan tempat pengungsian sehingga mereka bisa memiliki air minum dengan kualitas baik.Dengan adanya filter air ini diharapkan mereka memiliki sumber air minum dengan kualitas baik dan tidak terserang penyakit karena kekurangan air bersih. Untuk pendistribusian filter air Telaga ini, Water.ID akan bekerjasama dengan Medicuss Foundation dan ACT.

Kami memohon dan memerlukan bantuan donatur untuk dapat membantu berdonasi agar kami dapat memberikan filter air ini ke banyak daerah dan tempat pengungsian sehingga mereka bisa memiliki air minum dengan kualitas baik.

Informasi Terkini

Kami sampai saat ini telah mengirimkan sebanyak 17 filter air minum yang terbagi kedalam 2 fase pengiriman. Pengiriman pertama sebanyak 2 filter air dilakukan pada tanggal 9 Oktober 2018.Kami bekerja sama dengan Medicuss Foundation untuk pendistribusiannya. Filter ini sudah diserahkan dan digunakan oleh masyarakat di pengungsian yang terkena dampak bencana (Daerah Sigi). Pengiriman kedua dilaksanakan tanggal 14 November 2018. Kami mengirimkan 15 filter air dan kami bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap untuk pendistribusian filter air ini di berbagai titik nantinya. Beberapa saat lalu, tim Water.ID berkunjung ke Palu untuk memberikan filter air yang akan digunakan oleh masyarakat Palu. Warga dapat mempunyai air minum kualitas baik dengan menggunakan air baku seadanya, penggunaan filter air ini dapat mengurangi air minum dalam kemasan sehingga menjadi solusi dari sampah plastik yang dapat mengganggu kebersihan.

anak minum  air telaga di Palu

serah terima filter air