Rp 20.000.000 raised of Rp 15.000.000

Tsunami Mengancam, Banjir Merendam

Bencana alam tsunami yang terjadi di Selat Sunda akibat dari longsornya sebagian tanah Gunung Krakatau telah menyebabkan ratusan korban jiwa, ribuan orang luka-luka, 128 orang hilang, dan menyebabkan 5.665 orang mengungsi. Belum selesai sampai di situ, warga masih khawatir dengan ancaman tsunami susulan karena aktivitas gunung Krakatau yang masih sangat aktif dengan status siaga.

Curah hujan yang sangat tinggi di wilayah Banten dan sekitarnya menyebabkan terjadi banjir di beberapa wilayah. Seperti di desa Batukuwung dan desa Citasuk Kecamatan Padarincang Kabupaten Banten mengalami banjir yang menyebabkan 367 KK / 1.818 Jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

banjir pandeglang

Dampak dari bencana ini menyebabkan ribuan orang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Dalam kondisi saat ini, pengungsi sangat membutuhkan pasokan logistik seperti makanan, pakaian, selimut, dan terutama adalah air bersih untuk keperluan minum serta MCK.

Air Bersih Untuk Korban Bencana Banten dan Lampung 

 Water.ID mengajak orang baik untuk membantu memberikan 30 filter air dan Water Tank kepada korban bencana di Selat Sunda. Filter air ini dapat menghasilkan air siap minum dari air baku apapun seperti air PDAM, air sumur, air hujan, dan air lainnya selain air asin, bekerja tanpa membutuhkan listrik, tanpa merebus dan tanpa bahan bakar. Filter air ini nantinya akan ditempatkan pada tempat-tempat pengungsian. Satu filter air ini dapat gunakan untuk lebih dari 100 orang. Per 24 jam, 1 filter air dapat menghasilkan sekitar 24 galon air bersih dan dapat memproduksi 42.000 liter air secara keseluruhan. Filter air ini telah digunakan pada lokasi bencana lain seperti lokasi pengungsian banjir di daerah Cieunteung, Kab. Bandung pada tahun 2017 dan Bencana gempa bumi di Palu tahun 2018.

filter air pengungsian

Filter air dikembangkan oleh Dr. dr. Sri Yusnita Irda Sari M.Sc dosen, bekerjasama dengan Pusat Studi Teknologi Kesehatan Fakultas Kesehatan Universitas Padjadjaran dan PT. Holland For Water. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Pusat Studi Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, fiiler air ini dapat digunakan untuk menyaring air yang ada menjadi air minum sehat 100% aman bagi kesehatan. Hasil pengujian di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Unpad dapat menyaring 99.999% mikrobiologi, sekalipun air baku yang digunakan sangat tercemar. Hal ini sangat membantu mencegah penyakit diare atau penyakit yang ditularkan melalui air dan lingkungan. Filter air ini juga telah didukung oleh PMI, International Federation of Red Cross & Red Crescent Societies dan Zurich Insurance.

telaga

 

Dengan adanya filter air minum ini dapat menjadi solusi untuk pengungsi korban bencana alam yang membutuhkan air minum secara cepat dan praktis tanpa membutuhkan listrik. Selain itu Filter air minum ini akan mengurangi sampah plastik dari air minum kemasan yang kelak akan menjadi masalah baru karena limbah tersebut sangat banyak.

Masalah sampah menjadi isu baru bagi pengungsi karena sampah dapat menjadi sumber penyakit. Dengan lingkungan yang kumuh karena sampah plastik yang menumpuk dapat menjadi sarang bakteri dan kuman. Hal ini lah yang menjadi penyebab manusia terkena penyakit dbd, diare, dll. Oleh karena itu kita harus mencegah hal itu terjadi dengan mengurangi konsumsi makanan/minuman yang menimbulkan sampah plastik seperti air minum dalam kemasan.

 

Ayoo kita bergotong royong membantu saudara kita yang sedang terkena bencana alam, memberikan air sama dengan memberikan kehidupan

Donasi langsung ke Bank BNI Syariah 5580000885 atas nama Yayasan Air Indonesia Raya.

#Airbersihuntukbanten

#Airuntukindonesia

 

Update 1

Tanggal 7 Januari, tim WaterID mengirimkan satu buah filter di Posko Masjid Bahrurrahman. Kondisi emergency sudah mulai terlalui, para korban yang luka-luka sudah diobati. Saat ini masuk ke dalam kondisi recovery. Para pengungsi masih terus membutuhkan bantuan air bersih, air minum, dan sembako selagi menunggu kondisi aman dan rumah mereka siap ditempati. 

Banten 1

 

Update 2

21 Januari 2019

Bantuan sebanyak 4 filter air minum telah dipasang di 4 hunian sementara di Lampung : Desa Banding, Desa Sukaraja (2 posko) dan Desa Kunjir.

Kondisi korban bencana Tsunami di Lampung sudah masuk dalam tahap recovery, artinya pengungsi yang rumahnya masih bisa digunakan sebagai tempat tinggal sudah kembali ke rumahnya masing-masing, sedangkan korban bencana yang rumahnya rusak total akan menempati hunian sementara kurang lebih selama 1 tahun. Ketika bantuan mulai berkurang dalam tahap recovery ini, filter air minum yang diberikan sangat terasa manfaatnya bagi para pengungsi dalam memenuhi kebutuhan air minum tanpa harus bergantung kepada air minum kemasan dan memasak air.

Terima kasih kepada para donatur, semoga bantuan ini bermanfaat dan para pengungsi segera dapat hidup kembali normal.

Sukaraja 2Banding

kunjir2Filter install lampung

Sukaraja 1
lampung skyview

 

http://lampung.tribunnews.com/2019/01/22/water-id-foundation-dan-hipmi-sumbang-alat-pengelola-air-bersih-bagi-korban-tsunami

 

Update 3

Februari 2019

Dharma Wanita Persatuan Direktorat Jenderal Bina Marga bekerjasama dengan Water.id telah mengirim 10 filter air minum untuk pengungsi korban bencana tsunami Selat Sunda. Filter tersebut disalurkan di hunian sementara yang tersebar di desa Way Muli, desa Kunjir dan Wisma Atlit.

Korban bencana akan menempati hunian sementara sekitar 1 tahun ke depan, sambil menunggu tempat tinggal asli mereka pulih kembali. Filter air yang diberikan akan bermanfaat untuk ketersediaan air minum mereka di pengungsian.

Semoga filter air minum yang diberikan bermanfaat bagi ketersediaan air dan kesehatan para pengungsi selama di hunian sementara.

DWP 1    DWP2

 

DWP 3 . DWP 4
 DWP 6  DWP 7 
DWP 8